Academic Productivity Software

Cara Memindah File Zotero ke Google Drive dengan ZotMoov

Zotero memberi ruang penyimpanan gratis sebesar 300 MB di cloud-nya. Untuk menyimpan metadata referensi, itu lebih dari cukup. Tapi begitu kamu mulai menyimpan PDF dari setiap jurnal yang dibaca, 300 MB bisa habis dalam hitungan minggu. Cara Memindah File Zotero ke Google Drive dengan ZotMoov.

Solusinya bukan harus berlangganan Zotero Storage. Kamu bisa memindah file lampiran (PDF dan sejenisnya) ke Google Drive, sementara data referensi tetap tersinkronisasi lewat Zotero secara gratis dan tanpa batas.

Plugin yang digunakan untuk ini adalah ZotMoov.

Apa Itu ZotMoov?

ZotMoov adalah plugin pihak ketiga untuk Zotero yang bertugas memindahkan file lampiran dari folder Zotero ke folder lain yang kamu tentukan, misalnya folder di Google Drive. Setelah dipindah, Zotero akan menyimpan linked file yang mengarah ke lokasi baru tersebut, sehingga kamu tetap bisa membuka PDF langsung dari Zotero seperti biasa.

ZotMoov adalah pengganti resmi ZotFile yang sudah tidak kompatibel dengan Zotero 7 ke atas. Kalau kamu sebelumnya menggunakan ZotFile, saatnya beralih ke ZotMoov.

Perlu dicatat bahwa ZotMoov adalah plugin tidak resmi, bukan produk dari tim Zotero. Ada beberapa keterbatasan yang perlu dipahami sebelum menggunakannya, dan akan dibahas di bagian akhir artikel ini.

Yang Perlu Disiapkan Sebelum Mulai

Sebelum memulai proses setup, pastikan kamu sudah menyiapkan hal-hal berikut:

Google Drive for Desktop harus sudah terinstal di komputermu. Ini penting karena ZotMoov membutuhkan folder Google Drive yang bisa diakses langsung dari file explorer, bukan dari browser. Unduh dari drive.google.com/drive/download dan login dengan akun Google kamu.

Backup library Zotero sebelum melakukan perubahan apapun. Buka Zotero, pergi ke File > Export Library, atau cukup salin folder data Zotero kamu ke tempat lain sebagai cadangan. Ini langkah pencegahan yang sangat disarankan.

Zotero versi 7 atau 8 sudah terinstal. ZotMoov tidak kompatibel dengan Zotero 6 ke bawah.

Langkah 1: Buat Folder Khusus di Google Drive

Buka Google Drive di file explorer komputermu (bukan di browser), lalu buat folder baru khusus untuk menyimpan file Zotero. Beri nama yang mudah diingat, misalnya Zotero_Files atau Zotero_Library.

Catat path lengkap folder ini karena akan dibutuhkan saat konfigurasi nanti. Contoh path di Windows: G:\My Drive\Zotero_Files. Di Mac: /Users/namakamu/Google Drive/My Drive/Zotero_Files.

Langkah 2: Unduh dan Instal ZotMoov

Buka halaman rilis ZotMoov di GitHub: github.com/wileyyugioh/zotmoov/releases

Unduh file .xpi dari versi terbaru yang tersedia. Nama filenya akan terlihat seperti zotmoov-1.x.xx-fx.xpi.

Buka Zotero, pergi ke Tools > Plugins. Klik ikon gear (pengaturan) di pojok kanan atas jendela Plugins Manager, lalu pilih Install Plugin From File. Arahkan ke file .xpi yang baru diunduh, klik Open.

Restart Zotero setelah instalasi selesai.

Langkah 3: Konfigurasi ZotMoov

Setelah Zotero dibuka kembali, pergi ke Tools > Settings, lalu klik tab ZotMoov di sidebar kiri.

Isi pengaturan berikut:

Directory to Move/Copy Files To: isi dengan path folder Google Drive yang sudah dibuat di Langkah 1. Ini adalah lokasi tujuan semua file PDF yang akan dipindah.

File Behavior: pilih Move (bukan Copy) agar file asli di folder Zotero dihapus setelah dipindah ke Google Drive. Kalau memilih Copy, file akan ada di dua tempat sekaligus dan ini bukan yang kita inginkan.

Automatically Move/Copy Files When Added: centang opsi ini. Dengan begitu, setiap PDF baru yang kamu tambahkan ke Zotero akan otomatis dipindah ke Google Drive tanpa perlu melakukan proses manual.

Klik OK untuk menyimpan pengaturan.

Langkah 4: Nonaktifkan File Sync di Zotero

Ini langkah yang penting dan sering terlewat. Karena file sekarang akan disimpan di Google Drive (bukan di Zotero Storage), kamu perlu mematikan sinkronisasi file bawaan Zotero agar tidak konflik.

Pergi ke Tools > Settings > Sync. Di bagian File Syncing, hilangkan centang pada opsi Sync attachment files in My Library using Zotero storage.

Sinkronisasi data (metadata referensi) tetap aktif dan berjalan seperti biasa. Hanya sinkronisasi file lampiran yang dimatikan.

Langkah 5: Pindahkan File yang Sudah Ada

Langkah sebelumnya hanya berlaku untuk file baru yang ditambahkan ke depannya. Untuk memindah file lama yang sudah ada di library, lakukan ini:

Pilih semua referensi di library Zotero dengan menekan Ctrl+A (Windows) atau Cmd+A (Mac). Klik kanan pada seleksi tersebut, lalu pilih ZotMoov: Move Selected to Directory.

Proses ini bisa memakan waktu beberapa menit tergantung jumlah file. Sebaiknya lakukan dalam beberapa batch kalau library-mu sangat besar, bukan sekaligus, agar lebih mudah memantau hasilnya.

Setelah selesai, coba klik salah satu referensi dan buka PDF-nya. Kalau terbuka normal, proses berhasil.

Cara Kerja di Komputer Kedua

Kalau kamu menggunakan Zotero di lebih dari satu komputer, setup berikut diperlukan di komputer kedua:

Instal Google Drive for Desktop dan pastikan folder Zotero sudah tersinkronisasi. Instal ZotMoov dengan langkah yang sama. Atur path folder di pengaturan ZotMoov sesuai dengan path di komputer tersebut (bisa berbeda dari komputer pertama).

Kalau path Google Drive berbeda antar komputer (misalnya G:\My Drive\Zotero_Files di PC dan /Users/nama/Google Drive/My Drive/Zotero_Files di Mac), kamu perlu mengatur Linked Attachment Base Directory di Zotero. Pergi ke Tools > Settings > Files and Folders, lalu isi Linked Attachment Base Directory dengan path folder Zotero di Google Drive pada komputer tersebut.

Hal yang Perlu Dipahami Sebelum Menggunakan ZotMoov

Ada beberapa keterbatasan yang perlu diketahui sejak awal:

Tidak kompatibel dengan Zotero mobile dan Zotero web. File yang disimpan sebagai linked file tidak bisa diakses dari aplikasi Zotero di Android/iOS atau dari zotero.org. Ini trade-off yang perlu diterima kalau memilih setup ini.

Tidak bisa digunakan di Zotero Groups. Linked file tidak tersinkronisasi di library grup. Kalau kamu aktif berkolaborasi lewat Groups, pertimbangkan solusi lain.

ZotMoov adalah plugin tidak resmi. Pembaruan Zotero di masa depan berpotensi mempengaruhi kompatibilitasnya. Selalu cek halaman GitHub ZotMoov sebelum melakukan update Zotero besar.

Konflik sinkronisasi bisa terjadi kalau Google Drive dan Zotero sync berjalan bersamaan secara tidak sinkron. Pastikan Google Drive sudah selesai menyinkronkan file sebelum membuka Zotero di komputer lain.

Kesimpulan

ZotMoov adalah solusi praktis untuk melewati batasan 300 MB Zotero Storage tanpa harus berlangganan. Dengan memindah file lampiran ke Google Drive, kamu mendapat kapasitas yang jauh lebih besar (Google Drive gratis menyediakan 15 GB) sambil tetap menikmati kenyamanan mengelola referensi dari dalam Zotero.

Proses setupnya tidak rumit, tapi butuh ketelitian terutama di bagian konfigurasi path dan penonaktifan file sync bawaan Zotero. Lakukan backup terlebih dahulu, ikuti langkah-langkahnya secara berurutan, dan setup ini bisa selesai dalam 15 menit.


Ada kendala saat instalasi atau konfigurasi? Tulis di kolom komentar ya.

Alam
Ditulis oleh
Alam

A part-time blogger, full-time civil servant and librarian, who believes that every word has the power to move.

← Semua Tulisan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *